>> Pencairan APBD Tangsel Macet
Buntut lambannya pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel mulai dirasakan sejumlah instansi pemerintahan di Kota Tangsel. Mereka mulai merasa kekurang uang dan bahkan ada sebagian instansi yang mulai merogoh kocek pribadi untuk melaksanakan kegiatan yang harus terus dijalankan pemerintah.
Staf Humas dan Protokoler Pemkot Tangsel Opin menuturkan, saat ini keuangan lembaganya macet total lantaran anggaran yang dialokasikan untuk instansinya melalui APBD Kota Tangsel tak kunjung cair. “Untuk membeli koran saja kami sering patungan pakai uang sendiri,” keluhnya.
Dia memperkirakan, hingga akhir bulan Februari anggaran dari APBD Kota Tangsel akan terus tersendat. Alasannya, selain keterlambatan ketuk palu APBD 2011 lalu, banyak dana kegiatan yang tertahan di APBD tersebut. “Mau bagaimana lagi, konsekwensi harus diterima,” ujarnya.
Keluahan yang sama dirasakan hingga ke DPRD Kota Tangsel. Anggota Komisi A DPRD Bidang Pemerintahan Heri Somantri mengungkapkan, pihaknya pun tidak bisa banyak melakukan kegiatan lantaran keuangan di DPRD pun mengalami kemacetan.
Hingga saat ini, jelasnya, APBD Kota Tangsel Tahun 2011 masih berada di tangan Gubernur Banten untuk disahkan dan kemudian harus dikirimkan ke kementerian dalam negeri (Kemendagri) untuk pengsahan yang sama. “Selama belum ada pengesahan dari dua unsur itu, APBD kita belum bisa cair. Makanya, kami juga meminta agar Gubernur segera menuntaskan perkara itu,” pintanya.
Anggota Komisi C DPRD Bidang Keuangan dan Perbankan Robert Usman menambahkan, lambannya proses pengesahan APBD Tangsel di tangan Gubernur Banten lantaran banyak usulan dinas yang terkoreksi. Makanya, kata dia, harus ada koreksi agar penyesuaian anggaran dengan peruntukannya lebih jelas. “Ada anggaran yang belum jelas peruntukannya. Makanya, butuh dikoreksi,” katanya.
Dirinya juga mengaku mulai merogoh kocek pribadinya lantaran anggaran dari APBD tak kunjung bisa dicairkan. Hal itu kata dia, pun merupakan konsekuensi yang harus diterima. “Kami hanya berharap koreksi itu segera dituntaskan dan tidak ada lagi kesalahan. Sehingga, kegiatan pemerintahan dan pembangunan bisa segera dilaksanakan,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar